BAHAN DAN ALAT
Bahan : Daging ikan, bawang merah, bawang putih, ketumbar, gula pasir, garam, asam jawa, lengkuas, daun salam, kelapa, dan daun sereh.
Peralatan : Dandang pengukus dan sarangan, talenan, loyang, pisau, lumpang/cobek besar, wajan, alat pengepres/kain belacu, dan kompor.
CARA PEMBUATAN
1. Daging ikan dipotong-potong, dikukus sampai masak selama 1 jam.
2. Dinginkan, bungkus dengan kain blacu dan dipres sampai airnya keluar.
3. Daging yang sudah dipres dicincang sehingga menjadi serat-serat.
4. Bawang merah, bawang putih, ketumbar dan garam dihaluskan.
5. Kelapa diparut, ditambah air sedikit dan diambil santan kentalnya dengan pembanding santan 1:4. Masukkan ke dalam wajan, tambah lengkuas, daun salam, sereh, gula dan asam.
6. Masukkan bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan, diaduk-aduk dan dipanaskan sampai mendidih.
7. Masukkan daging ikan yang berupa serat-serat dipanaskan sampai mengering, selanjutnya disangrai tanpa minyak sampai berwarna coklat.
8. Abon yang sudah setengah jadi tersebut kemudian digoreng lagi sampai kering dan matang.
9. Abon yang sudah matang kemudian dipres sampai minyaknya keluar, dan dianginkan-anginkan.
10.Abon yang sudah matang dikemas dalam kantong-kantong plastik, kemudian disimpan dalam tempat yang bersih dan kering.
PENGEMASAN
Abon ikan ini dikemas dengan bahan plastik yang tertutup rapat supaya oksigen tidak dapat masuk sehingga dapat awet.
Abon ikan sangat prospektif dijual di Indonesia. Mau berwirausaha?
