Hangga`s Laboratory, Sebuah Catatan Akhir Kuliah

science, IndonesiaNovember 18, 2008 12:52 am

oleh: Hangga Damai

Secara umum air dapat diperoleh dari dua sumber, yaitu air tanah dan air permukaan. Air tanah merupakan sumber air alami dalam bentuk mata air dan sumur. Istilah air permukaan mengacu pada seluruh air yang berada pada permukaan tanah, baik yang mengalir maupun yang berada dalam penampungan. Sumber air jenis ini dapat dijumpai antara lain dalam bentuk sungai, danau, waduk, dan irigasi.

Tubuh manusia terdiri dari 65 % air atau terdapat sekitar 47 liter air per orang dewasa. Setip hari 2,5 liter dari jumlah air tersebut harus diganti dengan air yang baru. Dari sejumlah air yang harus diganti tersebut, 1,5 liter berasal dari air minum.

Peningkatan penduduk yang terus berlangsung mengakibatkan peningkatan kebutuhan air minum. Mata air yang ada tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan air minum. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dicari sumber-sumber air minum yang lain. Sumber-sumber air minum tersebut yaitu jaringan pipa air minum PDAM, mata air, sumur artesis, air tanah dangkal, air permukaan, air hujan, dan air laut.

Tuntutan masyarakat untuk mencari air minum yang higienis dan siap minum menjdaikan industri air minum dalam kemasan berkembang dengan cepat. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah perusahaan disektor industri air minum dalam kemasan dan produksi air minum kemasan.

Dewasa ini berbagai produk air minum dalam kemasan beredar dalam pasar. Produk yang beredar tersebut boleh dibilang serupa tapi tak sama, serupa isinya namun berbeda mutunya. Tidak mudah untuk menentukan mutu tiap air minum dalam kemasan jika hanya secara kasat mata.

Jadi jangan sembarangan memilih air minum anda! Tidak semua kualitas air isi ulang baik. 

 

Indonesia, Bisnis, makananNovember 17, 2008 12:52 am

BAHAN DAN ALAT

Bahan : 500 gr fillet ikan tenggiri, 300 ml santan kental, 2 putih telur, 2 sdt garam, 1 sdm gula pasir, 12 buah bawang merah, cincang halus, 15 batang kucai, iris halus, 150 gr tepung kanji, daun pisang untuk membungkus

Alat      : Pisau, baskom, talenan, blender, timbangan, panci, penggiling daging (meat grinder), Food Processor, dan kompor.

 

CARA PEMBUATAN

  1. Ikan disiangi untuk membuang kepala, sirip, insang dan jeroan, kemudian difillet sekaligus dibuang bagian kulitnya.
  2. Daging fillet  selanjutnya dicuci sampai bersih dari kotoran yang tersisa dan ditiriskan.
  3. Daging fillet dihancurkan dengan menggunakan meat grinder/penggiling daging sampai lumat.
  4. Daging lumat kemudian dicampur menjadi satu bersama santan kental, putih telur, garam, gula, bawang merah dan kucai, dan diaduki secara merata.
  5. Tepung kanji sedikit demi sedikit ditambahkan dan dicampur hingga rata dalam adonan. Setelah itu, uleni adonan hingga licin dan tidak melekat di tangan.
  6. Setelah adonan terbentuk, dilakukan pembungkusan dengan menggunakan daun pisang.
  7. Kemudian dilakukan pengukusan atau pemanggangan diatas bara api.
  8. Otak-otak siap disajikan dengan saus.

science 12:46 am

        Kelompok bakteri ini menghasilkan sejumlah besar asam laktat sebagai hasil akhir dari metabolisme gula (karbohidrat). Asam laktat yang dihasilkan akan menurunkan nilai pH dari lingkungan pertumbuhannya dan akan menimbulkan rasa asam. Penurunan pH pada perlakuan garam 30% adalah yang paling cepat bila dibandingkan dengan perlakuan garam lainnya. Penurunan pH tersebut pH tersebut cinderung lebih cepat  sejalan dengan semakin meningkatnya konsentrasi garam yang digunakan. Ini terjadi karena garam mapu menghambat pertumbuhan mikroba pembusuk dan merangsang pertumbuhan bakteri penghasil asam laktat.

            Bakteri asam laktat termasuk bakteri yang bersifat gram negatif, tidak membentuk spora, toleran terhadap asam, dapat tumbuh dengan atau tanpa oksigen, tindakan bergerak dan sebagian besar bersifat katalase negatif (Ingram, 1975 dalam Ginting, 2002). Bakteri ini terdiri dari famili Lactobacillaceae, yaitu spesies dari genus Lactobacillus dan bakteri yang termasuk dalam famili Streptococaceae, yaitu spesies dari genus Leuconostoc, Streptococcus dan Pediococcus. Jenis-jenis yang penting dari kelompok bakteri asam laktat adalah, Streptococcus, Pediococcus , Leuconostoc, dan Lactobacillus.