Hangga`s Laboratory, Sebuah Catatan Akhir Kuliah

Indonesia, Bisnis, makananMay 11, 2009 8:32 am

Tujuan dari pengolahan pepes ikan ini adalah untuk mengawetkan dan menghasilkan cita rasa  khas olahan ikan yang disukai masyarakat sehingga dapat meningkatkan jumlah  konsumsi ikan.

Bahan
1 ekor ikan
1 sendok makan air jeruk nipis
5 lebar daun salam
3 batang serai, potong jadi 2,memarkan
10 buah cabai rawit
25 lembar daun kemangi
2 buah tomat potong-potong

Peralatan : Pisau, baskom, talenan, daun pisang, oven/tungku bara. Panci pengukus (pressure cooker)

CARA PEMBUATAN :
1) Ikan disiangi dengan membuang sisik, jeroan dan insang.
2) Setelah dibuang insang, isi perut dan sisik, kemudian dicuci sampai bersih.
3) Setelah bersih kemudian ikan dilumuri dengan air jeruk nipis dan ½ sdt garam, diamkan ± 30 menit.
4) Kemudian campurkan bahan lainnya dan rendam supaya bumbu meresap.
5) Letakkan ikan di atas daun pisang, bungkus dan semat kedua ujung daunnya.
6) Kukus selama + 8 jam dalam panci pengukus, atau di presto + 3 jam.
7) Panggang di atas bara api/di dalam oven, sampai matang (air ikan tidak keluar lagi dari bungkusan).    

    Pengemasan Pepes Ikan dapat dilakukan menggunakan daun pisang atau plastik. Dengan daun pisang dan ditambahkan bahan plastik yang tertutup rapat maka pepes ikan dapat disimpan  lama.

Pepes ikan sangat prospektif dijual di Indonesia karena merupakan makanan tradisional Indonesia. Mau berwirausaha? :)  

Indonesia, Bisnis, makananNovember 17, 2008 12:52 am

BAHAN DAN ALAT

Bahan : 500 gr fillet ikan tenggiri, 300 ml santan kental, 2 putih telur, 2 sdt garam, 1 sdm gula pasir, 12 buah bawang merah, cincang halus, 15 batang kucai, iris halus, 150 gr tepung kanji, daun pisang untuk membungkus

Alat      : Pisau, baskom, talenan, blender, timbangan, panci, penggiling daging (meat grinder), Food Processor, dan kompor.

 

CARA PEMBUATAN

  1. Ikan disiangi untuk membuang kepala, sirip, insang dan jeroan, kemudian difillet sekaligus dibuang bagian kulitnya.
  2. Daging fillet  selanjutnya dicuci sampai bersih dari kotoran yang tersisa dan ditiriskan.
  3. Daging fillet dihancurkan dengan menggunakan meat grinder/penggiling daging sampai lumat.
  4. Daging lumat kemudian dicampur menjadi satu bersama santan kental, putih telur, garam, gula, bawang merah dan kucai, dan diaduki secara merata.
  5. Tepung kanji sedikit demi sedikit ditambahkan dan dicampur hingga rata dalam adonan. Setelah itu, uleni adonan hingga licin dan tidak melekat di tangan.
  6. Setelah adonan terbentuk, dilakukan pembungkusan dengan menggunakan daun pisang.
  7. Kemudian dilakukan pengukusan atau pemanggangan diatas bara api.
  8. Otak-otak siap disajikan dengan saus.

Indonesia, makananOctober 9, 2008 4:18 am

BAHAN DAN ALAT
Bahan : Daging ikan, bawang merah, bawang putih, ketumbar, gula pasir, garam, asam jawa, lengkuas, daun salam, kelapa, dan daun sereh.
Peralatan : Dandang pengukus dan sarangan, talenan, loyang, pisau, lumpang/cobek besar, wajan, alat pengepres/kain belacu, dan kompor.

CARA PEMBUATAN
1. Daging ikan dipotong-potong, dikukus sampai masak selama 1 jam.
2. Dinginkan, bungkus dengan kain blacu dan dipres sampai airnya keluar.
3. Daging yang sudah dipres dicincang sehingga menjadi serat-serat.
4. Bawang merah, bawang putih, ketumbar dan garam dihaluskan.
5. Kelapa diparut, ditambah air sedikit dan diambil santan kentalnya dengan pembanding santan 1:4. Masukkan ke dalam wajan, tambah lengkuas, daun salam, sereh, gula dan asam.
6. Masukkan bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan, diaduk-aduk dan dipanaskan sampai mendidih.
7. Masukkan daging ikan yang berupa serat-serat dipanaskan sampai mengering, selanjutnya disangrai tanpa minyak sampai berwarna coklat.
8. Abon yang sudah setengah jadi tersebut kemudian digoreng lagi sampai kering dan matang.
9. Abon yang sudah matang kemudian dipres  sampai minyaknya keluar, dan dianginkan-anginkan.
10.Abon yang sudah matang dikemas dalam kantong-kantong plastik, kemudian disimpan dalam tempat yang bersih dan kering.

PENGEMASAN
Abon ikan ini dikemas dengan bahan plastik yang tertutup rapat supaya oksigen tidak dapat masuk sehingga dapat awet.

Abon ikan sangat prospektif dijual di Indonesia. Mau berwirausaha? :)

 

Indonesia, Bisnis, makananAugust 10, 2008 4:23 pm

Tujuan pengasapan ikan adalah untuk mengawetkan dan memperoleh warna, serta cita rasa khas ikan asap.

BAHAN DAN ALAT
Bahan : Ikan, garam dan air bersih.
Peralatan : Drum pengasapan yang diberi lubang-lubang kecil pada ½ bagian atasnya untuk tempat bambu penggantung ikan, gantungan kawat, kipas, batok kelapa, ember, pisau, talenan. bambu penggantung ikan, gantungan kawat, kipas, batok kelapa, ember, pisau, talenan.

CARA PEMBUATAN:
1. Bahan Baku
Syarat bahan baku dalam kondisi cukup segar, dengan kadar lemak sedang. Langkah pertama dilakukan pemisahan/penyortiran ikan yang akan diolah berdasarkan jenis, ukuran dan tingkat kesegaran. Kemudian dilakukan penyiangan untuk membuang insang, sisik dan isi perut. Langkah berikutnya ikan dicuci dengan air bersih untuk menghilangkan lendir, darah serta kotoran yang masih menempel pada daging ikan. Selanjutnya ikan yang sudah bersih, digarami dengan 10-15 % garam dan didiamkan selama 1 jam.
2. Pengasapan
Ikan yang sudah digarami ditusuk dengan kawat dan digantung pada belahan bambu yang dipasang teratur dalam drum.
Kayu atau batok kelapa yang merupakan bahan bakar sumber asap terlebih dahulu dibakar diluar, setelah menjadi bara kemudian dimasukkan ke dalam drum bagian bawah. Supaya asap yang dihasilkan banyak dan tebal, maka batok kelapa perlu ditambah sehingga asap manjadi banyak.
Proses pengasapan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama proses pengasapan dilakukan selama 1 jam dengan kondisi suhu pemanasan ± 500C, oleh karena itu jika suhu naik melebihi suhu tersebut maka bara api disiram air sedikit sehingga suhu dapat stabil. Tahap kedua adalah proses pemanasan, pengasapan dan pematangan, proses tahap ini dilakukan selama ± 1,5 jam dengan suhu pemanasan ± 80-900C, sampai produk ikan asap berubah warna mejadi kuning keemasan atau kecoklatan.
Setelah proses pengasapan selesai, ikan asap diambil satu per satu dan didinginkan ± 15 menit, kemudian dilakukan pengemasan.

Pengemasan dapat dilakukan menggunakan plastik dan diseal  secara rapat  maka Ikan pindang dapat disimpan lama.

Ikan asap sangat prospektif di jual di Indonesia. Mau berwirausaha? :)